<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel>
	<title>Al Farisi</title>
	<link>http://alfarisi.web.id/</link>
	<description>al farisi's technical blog. Everything that I can share to you. My ways to change the world.</description>
	<language>en</language>
	<copyright><![CDATA[Copyright (c) 2006-2016 by al farisi]]></copyright>
	<generator>alphaCMS</generator>
	
	<item>
		<title>Investasi</title>
		<link>http://alfarisi.web.id/articles/investasi/</link>
		<description><![CDATA[Tadi sempat melihat info pengumpulan dana usaha senilai Rp 2,5 milyar yang terpenuhi hanya dalam waktu 1,5 menit. Cukup cepat. Sudah seperti kalau martketplace sedang ada promo flash sale katanya.<br /><br />Pendanaan tersebut digalang melalui salah satu platform SCF (securities crowdfunding) syariah dengan menerbitkan sukuk musyarakah.<br /><br />Setidaknya ada beberapa hal yang bisa saya tangkap]]></description>
		<dc:creator><![CDATA[al farisi]]></dc:creator>
		<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2022 02:14:00 +0700</pubDate>
		<comments>http://alfarisi.web.id/articles/investasi/#komentar</comments>
		<guid isPermaLink="false">155 at http://alfarisi.web.id/</guid>
	</item>
		
	<item>
		<title>Tayammum</title>
		<link>http://alfarisi.web.id/articles/tayammum/</link>
		<description><![CDATA[Sebab atau udzur yang membolehkan tayammum adalah:<br />1. Tidak ada air<br />2. Sakit<br />3. Takut, misalnya ada binatang buas di sekitar tempat air.<br /><br /><strong>Syarat Tayammum</strong><br /><ol> <li>Sudah masuk waktu shalat yang akan dikerjakan. Jadi, tidak sah jika tayammum sebelum masuk waktu adzan zhuhur misalnya.</li> <li>Menggunakan tanah yang memiliki debu.</li> <li>Dengan dua tepukan ke tanah.</li> </ol>Tepukan pertama untuk mengusap wajah. Tepukan kedua untuk mengusap tangan. Ini merupakan pendapat resmi mazhab Syafi'i. Tidak sah jika hanya dengan satu tepukan. Jika lebih dari dua kali tepukan hukumnya makruh dan tayammum-nya tetap sah.]]></description>
		<dc:creator><![CDATA[al farisi]]></dc:creator>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2019 07:56:00 +0700</pubDate>
		<comments>http://alfarisi.web.id/articles/tayammum/#komentar</comments>
		<guid isPermaLink="false">154 at http://alfarisi.web.id/</guid>
	</item>
		
	<item>
		<title>Najis Mukhaffafah (Ringan)</title>
		<link>http://alfarisi.web.id/articles/najis-mukhaffafah-ringan/</link>
		<description><![CDATA[Hanya ada satu jenis najis yang dikategorikan sebagai najis ringan, yaitu <strong>air kencing bayi laki-laki yang belum mencapai usia 2 tahun yang belum diberi makanan selain susu</strong>.<br /><br />* Diberi makan di sini adalah dengan tujuan mengenyangkan. Jika diberi makanan selain susu tapi dengan tujuan berobat dan tahnik (diberi kunyahan kurma saat baru lahir), maka air kencingnya masih termasuk najis ringan.]]></description>
		<dc:creator><![CDATA[al farisi]]></dc:creator>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2019 06:42:00 +0700</pubDate>
		<comments>http://alfarisi.web.id/articles/najis-mukhaffafah-ringan/#komentar</comments>
		<guid isPermaLink="false">153 at http://alfarisi.web.id/</guid>
	</item>
		
	<item>
		<title>Haidh, Nifas dan Istihadhah</title>
		<link>http://alfarisi.web.id/articles/haidh-nifas-istihadhah/</link>
		<description><![CDATA[Pembahasan seputar haidh merupakan salah satu topik yang katanya cukup sulit bagi pembelajar fiqh. Laki-laki tidak pernah haidh, namun sebagian mereka punya kewajiban mempelajari hal tersebut :)<br /><br />Apakah ini darah haidh?<br />Apakah saya masih harus shalat atau tidak?<br />Itu adalah di antara sebagian pertanyaan yang sering diajukan oleh kaum wanita.<br /><br />Darah yang keluar dari farji wanita memiliki tiga kemungkinan, yaitu haidh, nifas, atau istihadhah.]]></description>
		<dc:creator><![CDATA[al farisi]]></dc:creator>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<pubDate>Sun, 11 Aug 2019 07:52:00 +0700</pubDate>
		<comments>http://alfarisi.web.id/articles/haidh-nifas-istihadhah/#komentar</comments>
		<guid isPermaLink="false">152 at http://alfarisi.web.id/</guid>
	</item>
		
	<item>
		<title>Istri Tidak Wajib Membayar Kafarah Puasa</title>
		<link>http://alfarisi.web.id/articles/istri-tidak-wajib-kafarah-puasa/</link>
		<description><![CDATA[<strong>Kenapa istri tidak perlu membayar kafarah karena berhubungan badan di siang hari Ramadhan?</strong><br /><br />Sebagaimana kita ketahui jika suami istri berhubungan badan (jima') di siang hari bulan Ramadhan maka puasa keduanya batal.<br /><br />Rumus sederhananya :<br />Jima' = Puasa Batal, Wajib Kafarah<br /><br />Jima' adalah satu-satunya pembatal puasa yang mewajibkan adanya kafarah.<br /><br />Yang dimaksud jima' adalah masuknya semua bagian kepala kemaluan pria ke dalam kemaluan wanita. Jika bagian kepala penis baru masuk setengah maka belum disebut jima'.]]></description>
		<dc:creator><![CDATA[al farisi]]></dc:creator>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2019 08:40:00 +0700</pubDate>
		<comments>http://alfarisi.web.id/articles/istri-tidak-wajib-kafarah-puasa/#komentar</comments>
		<guid isPermaLink="false">150 at http://alfarisi.web.id/</guid>
	</item>
		
	<item>
		<title>Pembatal Puasa (2)</title>
		<link>http://alfarisi.web.id/articles/pembatal-puasa-2/</link>
		<description><![CDATA[Ulama Syafiiyah telah membuat sebuah kaidah pembatal puasa, yaitu <em>adanya suatu benda ('ain) yang masuk dari luar ke dalam tubuh, dari saluran atau tempat terbuka, dilakukan dengan sengaja dan ingat kalau sedang berpuasa</em>. Rincian poin-poin kaidah ini sebagai berikut.<br /><br /><strong>1. Adanya benda ('ain) yang masuk</strong><br /><br />Dengan disyaratkannya 'ain maka bekas atau dampak dari sesuatu tidaklah membatalkan puasa. Misalnya, bau yang tercium, rasa panas dan dinginnya air di lidah. Itu semua tidak membatalkan puasa.<br /><br />Di sisi lain, hal tersebut juga mengkonsekuensikan bahwa <strong>tidak harus makanan dan minuman yang bisa membatalkan puasa</strong>. Jika uang logam, pasir atau rumput masuk ke perut, itu pun dapat membatalkan puasa.]]></description>
		<dc:creator><![CDATA[al farisi]]></dc:creator>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2019 09:22:00 +0700</pubDate>
		<comments>http://alfarisi.web.id/articles/pembatal-puasa-2/#komentar</comments>
		<guid isPermaLink="false">149 at http://alfarisi.web.id/</guid>
	</item>
		
	<item>
		<title>Pembatal Puasa</title>
		<link>http://alfarisi.web.id/articles/pembatal-puasa/</link>
		<description><![CDATA[Salah satu syarat dan rukun puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa semenjak terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Adapun hal-hal yang dapat membatalkan puasa adalah sebagai berikut.<br /><br /><strong>1. Jima' (Hubungan Badan)</strong><br /><br />Ulama sepakat bahwa jima' dapat merusak dan membatalkan puasa, baik itu keluar air mani ataupun tidak. Dikecualikan jika lupa sedang berpuasa, maka tidak membatalkan puasa.]]></description>
		<dc:creator><![CDATA[al farisi]]></dc:creator>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<pubDate>Tue, 16 Apr 2019 07:53:00 +0700</pubDate>
		<comments>http://alfarisi.web.id/articles/pembatal-puasa/#komentar</comments>
		<guid isPermaLink="false">148 at http://alfarisi.web.id/</guid>
	</item>
		
	<item>
		<title>Niat Puasa Ramadhan dalam Mazhab Syafi&#039;i</title>
		<link>http://alfarisi.web.id/articles/niat-puasa-ramadhan-mazhab-syafii/</link>
		<description><![CDATA[Suatu ibadah tidaklah sah kecuali dengan adanya niat. Ulama sepakat (ijma') bahwa letak niat adalah di hati. Sekedar melafazkan niat namun hati lalai atau tidak benar-benar berniat maka itu tidaklah cukup.<br /><br />Lalu bagaimana jika melafazkan niat yang diiringi dengan keyakinan dan kemantapan di hati? Imam Nawawi mengatakan, "Sama sekali tidak disyaratkan untuk melafazkan niat dengan lisan". Namun, tidak mengapa jika ingin melafazkan niat.<br /><br />Niat puasa juga sah dengan segala hal yang mengantarkan pada maksud berpuasa. Misalnya, seseorang sengaja bangun untuk sahur, atau minum agar terhindar dari haus saat keesokan siangnya berpuasa. Semuanya teranggap niat yang sah jika terlintas di hatinya hendak berpuasa.<br /><br /><strong>Kapan waktu untuk berniat?</strong>]]></description>
		<dc:creator><![CDATA[al farisi]]></dc:creator>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2019 06:29:00 +0700</pubDate>
		<comments>http://alfarisi.web.id/articles/niat-puasa-ramadhan-mazhab-syafii/#komentar</comments>
		<guid isPermaLink="false">147 at http://alfarisi.web.id/</guid>
	</item>
		
	<item>
		<title>Driver VGA SiS 771/671 untuk Debian 9.5 (xorg-1.19)</title>
		<link>http://alfarisi.web.id/articles/driver-vga-sis771-671-debian-95-xorg-119/</link>
		<description><![CDATA[Salah satu masalah yang sering dialami oleh pengguna laptop "jadul" seperti saya adalah hardware yang sudah tidak di-<em>support</em> lagi. Hal ini kembali saya alami ketika meng-install Debian 9.5 (Stretch). Ketika masuk ke X window, resolusi layarnya hanya <em>mentok</em> di 1024x768. Seharusnya bisa sampai 1280x800. Laptop tersebut menggunakan <em>video card</em> SiS 771/671.<br /><br />Hal pertama yang saya coba lakukan adalah dengan menerapkan langkah yang sama dengan yang pernah saya lakukan pada <a href="/articles/driver-vga-sis-771-671-di-slackware-13-37/" target="_blank">Slackware 13.37</a> dulu. Namun, cara tersebut ternyata sudah tidak berlaku. Driver tersebut tidak dapat digunakan pada versi xorg yang lebih baru. Untuk diketahui, Debian 9.5 menggunakan xorg versi 1.19.]]></description>
		<dc:creator><![CDATA[al farisi]]></dc:creator>
		<category><![CDATA[Software dan OS]]></category>
		<pubDate>Wed, 01 Aug 2018 10:08:00 +0700</pubDate>
		<comments>http://alfarisi.web.id/articles/driver-vga-sis771-671-debian-95-xorg-119/#komentar</comments>
		<guid isPermaLink="false">146 at http://alfarisi.web.id/</guid>
	</item>
		
	<item>
		<title>Request VCN BNI Syariah via Aplikasi Mobile Banking</title>
		<link>http://alfarisi.web.id/articles/request-vcn-bnisyariah-via-mobile-banking-app/</link>
		<description><![CDATA[Sesuai judulnya, ada dua kabar baik yang saya dapatkan (dan baru saya ketahui).<br /><ol> <li>BNI Syariah sudah mendukung VCN (<em>Virtual Card Number</em>)</li> <li>Request VCN bisa dilakukan via aplikasi mobile banking (bukan SMS banking)</li> </ol><strong>Poin pertama</strong> menjadi kabar baik karena dengan disediakannya fitur VCN oleh BNI Syariah maka saya tidak / kurang perlu lagi mencari alternatif untuk membuka rekening di bank lain. Di BNI Syariah saya menggunakan tabungan <strong><em>wadiah</em> tanpa bunga / bagi hasil</strong>. VCN sendiri saya butuhkan untuk keperluan pembayaran online, terutama yang dari luar negeri. Walaupun VCN masih memiliki keterbatasan, tapi cukup membantu.]]></description>
		<dc:creator><![CDATA[al farisi]]></dc:creator>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2017 09:40:00 +0700</pubDate>
		<comments>http://alfarisi.web.id/articles/request-vcn-bnisyariah-via-mobile-banking-app/#komentar</comments>
		<guid isPermaLink="false">145 at http://alfarisi.web.id/</guid>
	</item>
		
</channel>
</rss>