Kuper...

Ahad, 05 Mei 2013
Kalau dipikir-pikir ternyata saya memang benar-benar kuper. Pagi hari ini, dengan agak tergesa-gesa berangkat ke kajiannya Ustadz Aris Munandar. Dan ternyata memang sudah dimulai kajiannya, datang sedikit terlambat. Duduk dan mendengarkan, mengambil faidah sebisa mungkin yang bisa ditangkap, walau cuma sedikit. Selesai kajian, terlihat peserta kajian lainnya mengitari seorang bapak. Ustadz Aris juga ikut ngobrol dengan bapak tersebut.

Sampai beberapa waktu, saya masih cuek. Memang terasa familiar dengan wajah si bapak tersebut. Ntah lihat di mana. Kalaupun memang orang terkenal, apa pentingnya bagi saya. Begitu yang saya pikirkan. Harap maklum, saya memang tidak terlalu peduli dengan yang namanya orang terkenal, ntah itu pejabat ataupun artis, hehe. Masa saya harus bersikap seperti kebanyakan orang, yang rela berdesak-desakan hanya untuk menonton konser artis idolanya (misalnya)? [ Selengkapnya... | 0 komentar ]

Tukang Sihir Tidak Akan Pernah Beruntung

Jumat, 26 April 2013
Berikut ini adalah video rekaman Tabligh Akbar di Masjid Kampus UGM Yogyakarta pada tanggal 21 April 2013, oleh Syaikh AbdurRazaq bin AbdulMuhsin Al-Badr. Beliau adalah Profesor bidang Aqidah di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi. Pada pagi harinya (sebelum mengisi di Masjid Kampus UGM), beliau mengisi tabligh akbar di Masjid Istiqlal Jakarta. Beliau sudah beberapa kali datang ke Indonesia, dan masyaaLlah jamaah yang hadir begitu banyak. Bahkan pada beberapa berita yang saya baca, jumlah jamaah yang hadir di istiqlal sempat memecahkan rekor sebagai jumlah yang terbanyak, sekitar 150 ribu orang jamaah.

Tentu saja jumlah tidak sepenuhnya bisa menjadi tolak ukur keberhasilan dakwah. Tapi setidaknya ada angin segar bahwa ternyata masih begitu banyak orang yang haus akan ilmu, mereka rela datang dari jauh demi memperoleh ilmu agama yang insyaaLlah benar sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah Ash-Shahihah.




Catatan:
Yang dimaksud tukang sihir di sini mencakup dukun, paranormal atau apapun istilahnya di zaman sekarang, yang mereka semua menggunakan bantuan jin/syetan untuk melakukan tipu daya dan makar. Bahkan mereka yang mengaku hanya ingin mengobati orang sakit atau korban 'santet', tapi dilakukan dengan meminta bantuan jin/syetan, maka mereka juga termasuk tukang sihir. Menggunakan sihir untuk menangkal sihir lainnya, maka tetap disebut sebagai tukang sihir.
...
Awalnya saya ingin membuat ringkasan kajian tersebut di atas dan mempostingnya di website ini, tapi ternyata videonya sudah keluar duluan.. Jadi, lebih baik mendengarkan langsung dari videonya saja. InsyaaLlah penjelasannya lebih utuh. Walau bisa jadi juga nanti tetap saya tuliskan ringkasan dari saya, supaya terdokumentasi dan tidak hilang. [ 0 komentar ]

Pembagian Kalimah/Kata dalam Bahasa Arab

Rabu, 03 April 2013
[Update: 20/04/2013] Pada catatan pertama ini, kita akan mengenal dan mengingat kembali tentang beberapa istilah yang sering digunakan dalam pelajaran Bahasa Arab. Tulisan ini sengaja saya buat ringkas disertai dengan diagram pohon untuk membantu dalam memahami setiap pokok bahasan yang ada.

Harfun

Harfun atau huruf, merupakan komponen penyusun kata. Huruf dapat dibagi ke dalam dua jenis, yaitu huruf mabani/hija'i dan huruf ma'ani. [ Selengkapnya... | 0 komentar ]

Catatan Pelajaran Bahasa Arab

Jumat, 29 Maret 2013
Anggap saja ini sebagai catatan pembuka dari saya, hehe. Awalnya tidak kepikiran untuk menulis lebih jauh tentang Bahasa Arab di website ini. Namun, berhubung belakangan ini otak saya agak susah diisi dengan yang namanya Bahasa Arab, mungkin ada baiknya saya tulis ulang saja yang sudah saya dapatkan. Kata orang, ilmu itu harus diikat dengan berbagai macam cara, salah satunya adalah dengan tulisan. Dengan menulis, saya juga dituntut untuk mengulang dan memahami semua yang saya pelajari. [ Selengkapnya... | 1 komentar ]

Antara Cinta, Harap dan Takut (Faedah dari Surat Al Fatihah)

Kamis, 28 Maret 2013
Cinta (mahabbah), harap (raja') dan takut (khauf) merupakan tiga landasan seorang mukmin dalam beribadah kepada Rabb-nya. Tidak akan sempurna ibadah seorang mukmin jika tanpa menggabungkan ketiga hal tersebut. Meninggalkan salah satu dari ketiganya dapat menjerumuskan seseorang dalam penyimpangan (sebagaimana yang akan kita lihat nanti). Surat Al-Fatihah yang dinamakan sebagai Ummul-Qur'an (induk Al-Qur'an) pun telah mengisyaratkan tentang ketiga hal di atas. [ Selengkapnya... | 0 komentar ]

I'rab Al-Qur'an

Selasa, 26 Maret 2013
Saat sedang 'jalan-jalan', tidak sengaja saya menemukan link download kitab I'rab Al-Qur'an Al-Karim wa Bayanuhu di web Irila's Logo. Karena ukurannya yang lumayan besar, saya coba mencari alternatif lain di Waqfeya. Ternyata link-nya merujuk ke file yang sama, yang artinya besar file-nya juga sama, hehe. Ada 10 jilid kitab, masing-masing sekitar 500 halaman dengan ukuran sekitar 9 MB. Besar file totalnya adalah sekitar 90 MB. Dan.. karena saya pikir mungkin ada manfaatnya, maka saya share ulang. [ Selengkapnya... | 0 komentar ]

Minta Tolonglah kepada Allah

Ahad, 24 Februari 2013
"Sepintar, sehebat dan sekeras apapun usaha anda maka itu akan sia-sia jika tanpa meminta pertolongan kepada Allah. Tidak akan berhasil. Walaupun nantinya berhasil menurut ukuran anda, maka hal itu akan percuma, tidak berkah."

Demikianlah kira-kira makna yang berulangkali saya dengar dalam beberapa minggu ini. Dan kemarin, hal yang serupa kembali saya dengar dari seorang ustadz.

اِحْرِصْ عَلَى مَايَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ

"Rakuslah / berusahalah semaksimal mungkin untuk meraih apa yang bermanfaat bagimu, dan MINTA TOLONGLAH KEPADA ALLAH..."

Tetaplah meminta tolong kepada Allah atas semua usaha yang kita lakukan. Karena di saat yang bersamaan tumbuhlah kesadaran bahwa semata Allah lah yang memiliki kekuatan untuk mewujudkan sesuatu. Hati akan lebih pasrah, meyakini bahwa Allah akan menakdirkan yang terbaik bagi kita. [ 0 komentar ]

Idhafah dan Lafazh Jalalah Allah

Ahad, 27 Januari 2013
Walaupun judulnya berbau bahasa Arab, tapi tulisan ini tidak akan membahas atau mengajari bahasa Arab (karena penulis sendiri belum mahir). Hanya sedikit dokumentasi, yang semoga dapat bermanfaat bagi pembaca. Suatu waktu.. ketika sedang belajar bahasa Arab, sampailah pada pembahasan yang menyinggung tentang idhafah. Bagi yang belum tahu, idhafah itu merupakan bentuk penyandaran satu kata kepada kata lainnya.

Contoh (dalam bahasa Indonesia): buku Ali

Maksudnya, buku milik Ali. Nah.. dalam bahasa Arab juga mirip seperti di atas. Susunan idhafah terdiri dari mudhaf (kata pertama) dan mudhaf ilaih (kata kedua). [ Selengkapnya... | 0 komentar ]

Orang Alim itu...?

Selasa, 22 Januari 2013
Beberapa hari lalu sempat membaca diskusi menarik di grup KIPMI, dan salah satu yang ingin saya kutip adalah:

Orang alim itu bukan yang bisa memilih maslahat di antara mafsadat, tapi yang bisa memilih mana yang lebih maslahat di antara dua maslahat, dan mana yang lebih ringan mafsadat di antara dua mafsadat. [Ust. Noor Ahmad, Ph.D.]

Jika saya tidak salah memahami.. memang benar, jika kita dihadapkan pada pilihan antara maslahat (kebaikan) ataukah mafsadat (keburukan), adalah hal yang wajar dan seharusnya jika kita memilih maslahat. Kalau ada yang tetap memilih mafsadat, berarti ada yang salah dari orang tersebut, bisa jadi ia telah kehilangan akal sehatnya, atau mungkin saja ia dengan sengaja menentang aturan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Namun, masalahnya tidaklah sesederhana itu. Dalam kehidupan nyata, kita jarang menemukan suatu hal yang sifatnya murni maslahat atau murni mafsadat. [Sebelum lanjut, sedikit catatan dari saya, dikecualikan di sini bahasan tentang apa-apa yang telah pasti hukumnya dari Allah, atau hal-hal yang global (bukan pengecualian), yang menjadi hukum asal suatu perkara.]Selengkapnya... | 2 komentar ]

Seruan Jihad Raja Faishal untuk Membebaskan Al-Aqsha

Ahad, 25 November 2012


Raja Faishal dikenal sebagai pemimpin yang shalih dan sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. Dalam seruan khutbah Jihadnya yang monumental melawan Israel, Raja Faishal berdo’a di hadapan khalayak agar Allah menetapkan kematiannya diterima Allah sebagai orang yang terbunuh di jalanNya (Syuhada'). Ia juga berdo'a agar Allah bersegera mencabut nyawanya apabila ia tak mampu membebaskan tanah suci Al-Quds (Yerusalem) dari cengkeraman Israel dalam perang yang akan terjadi saat itu. [ Selengkapnya... | 0 komentar ]

I Will Fly to Reach My Dreams

Selasa, 23 Oktober 2012
MAU KE MANA MAS?
I will fly to reach my dreams too..

Ia hanyalah seorang pelajar sekolah menengah (SMA) yang sering hadir di pengajian di sore hari selepas sekolah, masih dengan seragam putih abu-abu-nya. Roy Grafika, berperawakan kurus, adalah anak yang sangat rajin mencatat isi pengajian. Ia orang yang terbina, memiliki catatan lengkap dan rapi. Bukan sekedar lulus dan menuntaskan sekolah menengah, namun disertai dengan nilai kelulusan dari SMA 1 Jogja yang cukup bagus, kalau tidak salah nilai matematikanya 10. Karena sangat terkesan dengan cara berislam yang ilmiah, ia tidak mengambil kursi di universitas, namun selepas SMA ia mondok 2 tahun di suatu pesantren di Gresik. Sewaktu di pesantren ia berhasil lulus seleksi untuk mendapatkan beasiswa S1 di bidang Hadits di Universitas Islam Madinah. Saat ini ia adalah Ustadz Roy Grafika, Lc, MA (semoga Allah menjaganya!) mahasiswa S3 bidang Aqidah di Universitas Islam Madinah. [ Selengkapnya... | 1 komentar ]

Dunia Tempatnya Ujian

Sabtu, 01 September 2012
Kalau sekiranya dunia itu bukan tempatnya ujian maka tidak akan ada yang namanya penyakit, rasa cemas, bimbang dan perasaan suram. Kehidupan tidak akan terasa sempit bagi para Nabi dan orang-orang pilihan. Nabi Nuh sampai menangis dalam waktu yang sangat panjang tiga ratus tahun (lamanya). Nabi Ibrahim dilempar ke dalam api dan diuji untuk menyembelih anak yang ia cintai. Nabi Ya'qub menangis karena kehilangan anaknya Yusuf sampai hilang penglihatannya. Nabi Musa dikejar Fira'un, bukan itu saja, namun kaumnya pun mendapat ujian dari kezhaliman Fir'aun. Nabi Isa bin Maryam tidak ada tempat untuk berlindung baginya melainkan hidup dalam kesengsaraan. Dan Nabi kita Muhammad shallaLlahu 'alaihi wa sallam sabar dalam kehidupan yang serba kekurangan, terbunuhnya Hamzah bin Abdul Muthalib pamannya yang merupakan orang yang paling beliau cintai dari kalangan keluarganya. Ia juga ditinggalkan oleh kaumnya (pada awal mula dakwahnya), mereka enggan untuk menerima dakwahnya. Dan (masih banyak lagi contoh) selain mereka dari kalangan para Nabi dan para wali yang sangat panjang kalau mau disebutkan semuanya.

Kalau benar sekiranya dunia ini diciptakan untuk bersenang-senang dan mencari kelezatannya, tentu tidak akan mungkin bagi orang yang beriman untuk mendapatkan kebahagiaan darinya. Sungguh benar apa yang dikatakan oleh seorang panyair:

Dunia tempatnya kesedihan, kenapa engkau menginginkannya
Tidak akan pernah dunia lepas dari ujian dan cobaan

----
Dikutip dari tulisannya Syaikh Abdul Malik al-Qasim
@Rumah, bulan purnama Syawal 1433H0 komentar ]

Kisah Tiga Orang Bani Israil yang Menderita Sakit

Sabtu, 25 Agustus 2012
Dalam Ash-Shahihain [1][2], dari Abu Hurairah rhadiyaLlahu 'anhu, bahwa RasuluLlah shallaLlahu 'alaihi wa sallam pernah menceritakan sebuah kisah tentang tiga orang dari Bani Isra'il yang menderita sakit.

- Orang pertama menderita penyakit kusta (Abrash).
- Orang kedua berkepala botak (Aqra').
- Orang ketiga buta (A'ma).

Kemudian Allah Ta'ala menguji mereka dengan mengutus malaikat menemui mereka.

Pertama, malaikat mendatangi orang yang berpenyakit kusta lalu bertanya kepadanya, "Apa yang paling kamu sukai?". Orang ini menjawab, "Warna kulit yang bagus dan kulit yang mulus, karena sekarang ini manusia menjauh dariku". Maka malaikat itu mengusap kulitnya hingga hilang penyakitnya dan berganti dengan warna dan kulit yang bagus. Lalu malaikat bertanya lagi, "Harta apa yang paling kamu sukai?". Orang itu menjawab, "Unta" [3]. Maka dia diberi puluhan unta, lalu malaikat berkata, "Semoga pada unta-unta itu ada keberkahan buatmu". [ Selengkapnya... | 0 komentar ]

Kelembutan Hati untuk Menerima Kebenaran

Sabtu, 28 Juli 2012
Ada begitu banyak orang-orang baik yang pernah saya temui dalam hidup ini. Termasuk ketika saya diberi kesempatan untuk tinggal satu kontrakan dengan Bapak-bapak yang (menurut saya) baik dan sangat rajin. Itulah sedikit yang bisa saya rasakan setelah berinteraksi dengan mereka, walaupun mungkin hanya dalam rentang waktu yang relatif singkat.

Mereka adalah orang-orang yang rajin.. bangun pagi, bahkan sebelum shubuh. Ada yang bangun malam untuk shalat tahajud, ada juga yang sahur karena memang rutin puasa senin-kamis. Ketika adzan berkumandang, mereka bergegas untuk shalat berjamaah di masjid. Setelah shubuh, masih ada yang menyempatkan diri membaca Qur'an. Di antara mereka juga masih ada yang semangat menghafal Qur'an walaupun sudah tidak muda lagi.

Ketika matahari terbit, mereka pun telah siap untuk berangkat menuju office, ada yang naik motor, ada pula yang menggunakan sepeda atau bis. Pulang ke kontrakan saat sudah petang atau larut malam. Bahkan ada yang hampir tiap malam menginap di office. Pulang esok paginya, hanya sekedar untuk mandi atau mencuci, lalu berangkat lagi. Lebih dari itu semua, yang rajin pulang kampung menjenguk keluarga juga ada, hehe.. [ Selengkapnya... | 3 komentar ]

Gombal Nahwu

Selasa, 17 Juli 2012
Saat itu.. aku isim mufrod, tunggal sendiri saja.
Seperti huruf, sendiri tak bermakna.
Seperti fi’il lazim, mencinta tak ada yang dicinta.
Tak mau terpuruk dan terdiam, aku harus jadi mubtada’, memulai sesuatu.
Menjadi seorang fa’il, yang berawal dari fi’il.
Tapi aku seperti fi’il mudhori’ alladzi lam yattashil bi-akhirihi syai'un
mencari sesuatu, tapi tak bertemu sesuatupun di akhir.

Bertemu denganmu adalah khobar muqoddam, sebuah kabar yang tak disangka.
Aku pun jadi mubtada’ muakhkhor, perintis yang kesiangan.

Aku mulai dengan sebuah kalam, dari susunan beberapa lafadz
yang mufid, terkhusus untuk dirimu dengan penuh makna. [ Selengkapnya... | 1 komentar ]


ke halaman selanjutnya ››